Ter iris seumur hidup
100 hari lebih mama udah pergi ninggalin kita dirumah mah,
Ma, Dulu kita sedekat nadi. Sekarang mengapa rasanya kita jauh. Bahkan hari ini ingatan ku tentang suara mama sudah memudar. Karena setiap hari nya sudah tidak ada suara itu.
Mah, satu hal yang membuat ku tenang, dalam hati kecil ini selalu berkata "aku pasti akan bertemu mama Lagi suatu saat nanti" Insya Allah di surga ya ma. Semoga anak mu ini pantas untuk bersama mu di surga.
Ma, pertanyaan yang sering ada di fikiran ku adalah " apakah mama melihat ku sekarang?"
Ma, mama lagi istirahat ya? Cape ya mah ternyata Di dunia. Semua orang munafik, dan tak ada yang menjamin keadilan.
Ternyata dunia seburuk itu, dan mama seindah itu. Makanya Allah panggil mama. Karena Allah tau, mama udah tidak harus lagi menderita di dunia. Mama itu pantas nya di surga . ya kan mah?
Katanya , orang baik Di alam barzah rasanya seperti taman taman surga. Aku selalu berdoa untuk mama agar mendapatkan surga nya Allah mah, mama pantas. Aku yakin itu. Aku bersaksi mah, bawah mama adalah orang tua yang sangat bertanggung jawab atas anaknya. Mama sangat berbakti pada suami. Mama tidak pernah benci bahkan ada orang yang sudah menyakiti. Hati mama lembut. Mama tak pernah memukul, menyakiti atau sengaja membentakku.
Mama wanita yang lugu tapi pintar, aktif dan berfikir. Saking lugu nya bahkan orang oranv jahat itu memanfaatkan mama.
Ma, aku yakin itu semua pahala Untuk mama. Karena kesabaran mama sudah benar benar tingkat luar biasa.
Aku berharap doa doa ku untuk mama selalu sampai ke sana.
Ma, aku merindukan mu Di setiap hela nafasku. Aku ingin memelukmu untuk selama lamanya.
Aku ingin mencium mama seperti dulu kita bersama.
Komentar
Posting Komentar